GetfullappsGetfullapps
Bahasa
EnglishBahasa IndonesiaTürkçePolskiไทยTiếng Việt
FortiClient VPN

FortiClient VPN

oleh Fortinet

4,8

Keamanan
100% Safe
Kategori
Bisnis
Rating
4,8
Harga
Free
Unduh
1.00M

Aplikasi ini aman, tepercaya, gratis untuk dipasang, dan menawarkan unduhan cepat tanpa risiko atau malware.

Tangkapan Layar

FortiClient VPN
FortiClient VPN
FortiClient VPN
FortiClient VPN
FortiClient VPN
FortiClient VPN
FortiClient VPN
FortiClient VPN

Analisis oleh Getfullapps

Saya memakai FortiClient VPN sebagai aplikasi bisnis untuk menghubungkan perangkat Android ke jaringan kantor melalui VPN. Kesan pertama saya cukup jelas: ini bukan aplikasi VPN untuk mengganti lokasi, membuka katalog streaming, atau sekadar membuat ikon perisai terlihat meyakinkan. Fokusnya adalah akses aman menuju firewall Fortinet, sehingga manfaatnya sangat bergantung pada apakah tempat kerja, sekolah, atau organisasi Anda memang menggunakan infrastruktur yang kompatibel.

Aplikasi ini dikembangkan oleh Fortinet dan tersedia gratis. Di Google Play, reputasinya terlihat kuat dengan rata-rata 4,8 dari sekitar 28 ribu penilaian, sementara jumlah ulasannya berada di kisaran 1,1 ribu. Angka tersebut, ditambah lebih dari satu juta pemasangan, menunjukkan bahwa aplikasinya cukup dikenal dan dipakai luas. Namun, popularitas itu tidak otomatis berarti cocok untuk semua orang. Dalam kasus VPN perusahaan, kecocokan dengan server tujuan jauh lebih penting daripada jumlah pemasangan.

Pengalaman memakai VPN untuk kebutuhan kerja

Alur penggunaan FortiClient VPN terasa lebih masuk akal jika Anda sudah menerima detail koneksi dari administrator jaringan. Aplikasi ini berperan sebagai klien di perangkat, sedangkan akses sebenarnya tetap ditentukan oleh firewall dan konfigurasi organisasi. Jadi, memasangnya saja tidak cukup untuk membuat koneksi ke jaringan internal. Anda perlu mengetahui jenis koneksi, alamat server, serta kredensial atau metode autentikasi yang ditetapkan oleh pengelola sistem.

Di sinilah perbedaan utamanya dengan aplikasi VPN konsumen. Pada layanan konsumen, biasanya Anda memilih lokasi server dari daftar yang sudah disediakan. Pada FortiClient VPN, saya melihat pendekatan yang lebih berorientasi pada akses terkelola. Anda tidak memilih negara untuk mendapatkan alamat IP lain; Anda masuk ke jalur yang disiapkan organisasi agar dapat mengakses sumber daya internal dari luar kantor.

Contoh penggunaan sehari-hari cukup mudah dibayangkan. Anda sedang bekerja dari rumah dan harus membuka sistem internal yang hanya dapat dijangkau dari jaringan perusahaan. Setelah koneksi VPN dikonfigurasi dengan benar, perangkat dapat terhubung melalui firewall kantor, lalu Anda mencoba mengakses layanan kerja yang memang diizinkan oleh administrator. Dalam skenario seperti ini, aplikasi menjadi alat kerja yang praktis, bukan layanan privasi umum.

Saya juga menilai penting untuk memeriksa koneksi sebelum menyalahkan aplikasinya. Jika login gagal, penyebabnya bisa berada pada akun yang tidak diizinkan untuk VPN, konfigurasi server yang berubah, sertifikat yang tidak sesuai, atau kebijakan firewall. FortiClient VPN tidak dapat memperbaiki masalah di sisi organisasi. Pengguna biasa mungkin hanya melihat pesan gagal tersambung, sementara administrator perlu memeriksa konfigurasi jaringan dari sisi server.

Mengapa proses awal kadang terasa membingungkan

Bagi pengguna yang baru menerima akses kerja jarak jauh, pertanyaan praktis pertama biasanya bukan soal tombol mana yang harus ditekan, melainkan informasi apa yang perlu diminta. Saya akan meminta petunjuk resmi tentang alamat gateway, jenis profil, cara autentikasi, dan apakah ada langkah tambahan sebelum masuk. Minta juga konfirmasi apakah akun Anda sudah diberi izin. Dengan begitu, Anda tidak perlu menebak kolom pengaturan atau mencoba kredensial yang sama berulang kali.

Artikel Berikutnya untuk Dijelajahi

Satu detail yang mudah terlewat ialah membedakan kegagalan autentikasi dari kegagalan menjangkau server. Kata sandi yang ditolak biasanya mengarah ke akun atau metode masuk, sedangkan aplikasi yang terus gagal menghubungi tujuan bisa berkaitan dengan alamat, jaringan yang digunakan, atau layanan organisasi. Pesan di ponsel mungkin tidak cukup rinci untuk memastikan penyebabnya, tetapi mencatat kapan dan pada jaringan apa masalah terjadi akan membuat laporan ke tim TI jauh lebih berguna.

Jika administrator mengirimkan instruksi tertulis, ikuti urutannya dan jangan mengubah pengaturan yang tidak disebutkan. Menyalin nilai dari profil rekan kerja juga bukan jalan pintas yang aman: akses mereka mungkin memakai izin atau metode autentikasi berbeda. Untuk perangkat yang dipakai bersama, pastikan Anda tahu akun siapa yang aktif sebelum memulai sesi, agar masalah yang sebenarnya hanya berasal dari kredensial yang keliru tidak disangka sebagai gangguan aplikasi.

Nilai gratisnya bergantung pada lingkungan Anda

Karena aplikasi ini gratis, tidak ada biaya pembelian aplikasi yang perlu dipertimbangkan untuk memasangnya. Itu menjadi nilai yang baik bagi karyawan atau anggota organisasi yang sudah memiliki akses ke firewall Fortinet. Anda mendapatkan klien resmi dari pengembang yang sama dengan platform jaringan tujuan, sehingga pilihan ini terasa lebih tepat daripada memasang aplikasi VPN acak lalu berharap kompatibel.

Namun, kata gratis di sini tidak berarti Anda memperoleh layanan VPN lengkap tanpa biaya lain. Aplikasi ini tidak dengan sendirinya menyediakan server VPN publik, akun perusahaan, atau akses ke jaringan tertentu. Nilainya berasal dari fungsi klien yang menghubungkan perangkat ke infrastruktur yang sudah dimiliki organisasi. Jika Anda tidak mempunyai detail koneksi atau tidak bekerja dengan jaringan Fortinet, manfaat praktisnya bisa sangat kecil meskipun pemasangannya tidak berbayar.

Bagi perusahaan kecil, keberadaan aplikasi gratis di perangkat pengguna dapat menyederhanakan langkah awal distribusi klien. Bagi pengguna individu, nilainya jauh lebih terbatas. Saya tidak akan memilihnya hanya karena ingin mengamankan Wi-Fi kafe atau menyamarkan alamat jaringan saat menjelajah. Untuk kebutuhan seperti itu, Anda perlu mencari layanan yang memang menjual akses VPN konsumen, bukan mengandalkan aplikasi yang dirancang untuk terhubung ke firewall organisasi.

Versi yang tercantum saat ini adalah 7.4.6.0218, dan aplikasi tersebut mendukung perangkat dengan Android 7.0 atau yang lebih baru. Batas sistem ini penting bagi pemilik ponsel lama. Jika perangkat Anda berada di bawah persyaratan tersebut, masalahnya bukan sekadar pengaturan koneksi; aplikasi memang bukan pilihan yang sesuai untuk perangkat itu.

Pemeriksaan sederhana sebelum menghubungi tim TI

Saya menyarankan pengguna menyiapkan informasi dari administrator sebelum membuka aplikasi. Pastikan Anda mengetahui nama profil atau jenis koneksi yang digunakan, alamat gateway, metode masuk, dan apakah organisasi meminta autentikasi tambahan. Mencoba menebak-nebak pengaturan biasanya hanya membuang waktu dan dapat membuat pengguna mengira aplikasi rusak.

Tips yang lebih praktis adalah menguji koneksi dari lokasi yang berbeda. Jika VPN berhasil dari jaringan rumah tetapi gagal di Wi-Fi publik, kemungkinan ada pembatasan pada jaringan yang sedang dipakai. Sebaliknya, jika gagal di semua tempat, periksa akun, konfigurasi, dan status server bersama administrator. Pemisahan sederhana ini membantu menentukan apakah masalahnya berasal dari jaringan lokal atau dari sisi organisasi.

Saya juga tidak menyarankan mengubah banyak pengaturan sekaligus. Catat konfigurasi awal, ubah satu hal, lalu uji kembali. Dalam lingkungan kerja, perubahan kecil pada jenis protokol atau metode autentikasi dapat membuat hasilnya berbeda. Pendekatan bertahap lebih aman daripada menyalin konfigurasi dari aplikasi VPN lain, karena format dan kebutuhan setiap platform tidak selalu sama.

Hal lain yang sering dilupakan adalah perilaku setelah koneksi aktif. VPN dapat membuat lalu lintas tertentu diarahkan melalui jaringan perusahaan, sehingga akses ke layanan internal dan internet mungkin terasa berbeda dari koneksi biasa. Jika aplikasi kerja dapat dibuka tetapi situs umum menjadi lambat atau tidak dapat diakses, jangan langsung menghapus aplikasi. Bisa jadi organisasi menggunakan aturan routing yang memang membatasi jalur tertentu. Administrator adalah pihak yang tepat untuk menjelaskan kebijakan tersebut.

Kelebihan yang terasa dalam penggunaan nyata

Kekuatan terbesar FortiClient VPN adalah kesesuaian konteks. Jika organisasi Anda menggunakan firewall Fortinet dan sudah menyediakan konfigurasi, aplikasi ini menawarkan jalur yang lebih langsung dibandingkan mencoba klien dari vendor lain. Saya menyukai pemisahan tanggung jawabnya: aplikasi menangani sisi koneksi di perangkat, sedangkan organisasi mengatur siapa yang boleh masuk dan sumber daya apa yang dapat dijangkau.

Fokus bisnisnya juga membuat aplikasi ini lebih mudah dipahami oleh pengguna yang hanya membutuhkan akses kerja. Anda tidak perlu memilih server dari banyak negara atau memikirkan fitur yang tidak berkaitan dengan pekerjaan. Bagi saya, kesederhanaan tujuan ini justru menjadi kelebihan ketika perangkat dipakai untuk membuka sistem internal, mengakses berkas kantor, atau menjalankan layanan yang hanya tersedia melalui jaringan organisasi.

Reputasinya di toko aplikasi juga memberi sedikit rasa percaya diri saat memilih klien. Rata-rata penilaian 4,8 menunjukkan banyak pengguna memberikan pengalaman positif, tetapi saya tetap membaca angka itu secara hati-hati. Penilaian tinggi tidak menjamin koneksi Anda berhasil, karena konfigurasi jaringan setiap perusahaan berbeda. Nilai tersebut lebih berguna sebagai tanda bahwa aplikasi bukan produk yang sama sekali asing bagi pengguna Android.

Rating usia 3+ juga membuatnya tidak diposisikan sebagai aplikasi dengan konten dewasa. Meski begitu, konteks bisnis tetap penting. Anak-anak memang dapat memasangnya pada perangkat yang memenuhi syarat, tetapi mereka tidak akan memperoleh manfaat tanpa akun dan akses jaringan yang dikelola organisasi. Label usia bukan pengganti penilaian orang tua atau kebijakan perangkat perusahaan.

Menjaga sesi kerja tetap tertata

Untuk penggunaan rutin, saya akan menjadikan koneksi VPN sebagai langkah yang disengaja, bukan membiarkannya menjadi proses yang tidak diperhatikan. Sebelum membuka sumber daya kantor, pastikan profil yang dipakai memang profil kerja dan periksa bahwa koneksi telah terbentuk. Setelah selesai, ikuti kebijakan organisasi mengenai pemutusan sesi. Kebiasaan ini membantu menghindari kebingungan ketika aplikasi kerja tidak dapat diakses karena VPN ternyata terputus.

Perpindahan jaringan juga layak diperhatikan. Misalnya, Anda memulai pekerjaan di rumah melalui Wi-Fi lalu keluar dan beralih ke data seluler. Bila akses internal tiba-tiba berhenti, jangan langsung mengulang konfigurasi. Periksa dahulu apakah koneksi masih aktif dan apakah layanan biasa di perangkat tetap berjalan. Catat apakah gangguan muncul tepat saat jaringan berganti; kronologi seperti itu memberi petunjuk yang lebih berguna bagi tim dukungan daripada sekadar mengatakan “VPN tidak berfungsi”.

Dalam hari kerja yang sibuk, saya juga akan menguji layanan yang benar-benar dibutuhkan setelah berhasil terhubung, bukan menganggap status tersambung berarti semua sumber daya otomatis tersedia. Akses bisa dibatasi menurut akun atau kebijakan organisasi. Jika satu sistem kerja terbuka sedangkan sistem lain tidak, sampaikan nama layanan yang gagal dan waktu kejadian kepada administrator. Ini membantu membedakan persoalan izin akses dari masalah koneksi umum.

Batasan yang perlu diterima sejak awal

Keterbatasan paling besar adalah ketergantungan pada server dan kebijakan Fortinet di sisi organisasi. Jika perusahaan Anda memakai teknologi VPN dari vendor lain, aplikasi ini mungkin bukan alat yang tepat. Memasang beberapa klien VPN sekaligus juga dapat menimbulkan kebingungan, terutama ketika profil koneksi, rute jaringan, atau aturan keamanan saling bertabrakan.

Saya juga tidak akan menyebutnya sebagai solusi privasi menyeluruh. Koneksi ke firewall kantor dapat membantu mengakses jaringan internal secara aman, tetapi itu berbeda dari layanan yang dirancang untuk mengurangi pelacakan saat menjelajah internet. Administrator organisasi bisa menerapkan aturan lalu lintas sendiri, dan pengguna perlu memahami bahwa koneksi kerja sebaiknya dipakai sesuai kebijakan perusahaan.

Pengalaman pengguna pun dapat terasa kurang ramah bagi pemula. Istilah seperti gateway, profil, autentikasi, dan rute jaringan bukan hal yang selalu dipahami oleh orang yang hanya ingin membuka satu aplikasi kantor. Ketika terjadi kegagalan, petunjuk yang tersedia di layar belum tentu menjelaskan akar masalah secara sederhana. Dalam situasi ini, dukungan dari tim TI bukan tambahan opsional, melainkan bagian penting dari proses penggunaan.

Ada pula trade-off antara keamanan dan kenyamanan. Organisasi mungkin meminta autentikasi tambahan, koneksi ulang setelah jaringan berpindah, atau aturan tertentu ketika perangkat tidak memenuhi persyaratan. Langkah-langkah itu bisa terasa merepotkan saat Anda sedang terburu-buru, tetapi biasanya muncul karena perusahaan ingin membatasi akses ke sistem internal. Saya lebih memilih memahami alasan kebijakan tersebut daripada mematikan perlindungan hanya agar proses terasa lebih cepat.

Memilih antara klien kerja dan VPN konsumen

Perbandingan dengan VPN konsumen sebaiknya dimulai dari tujuan, bukan dari klaim keamanan yang terdengar mirip. Layanan konsumen biasanya lebih cocok ketika Anda membutuhkan jaringan keluar yang disediakan penyedia untuk penggunaan pribadi. FortiClient VPN lebih relevan ketika organisasi memberi Anda akses ke firewall Fortinet. Keduanya dapat disebut VPN, tetapi kebutuhan, pihak yang mengelola akses, dan hasil yang diharapkan berbeda.

Untuk pekerja jarak jauh, klien resmi yang ditentukan perusahaan biasanya lebih masuk akal daripada mencoba mengarahkan aplikasi VPN konsumen ke jaringan kantor. Sebaliknya, jika kebutuhan Anda hanya menjaga koneksi pribadi saat memakai jaringan umum, aplikasi kerja ini bukan pengganti yang tepat. Saya akan memilih alat berdasarkan tujuan spesifik tersebut, dan tidak menjalankan beberapa VPN bersamaan tanpa arahan karena konfigurasi jaringan dapat saling mengganggu.

Trade-off lain terlihat pada kemudahan memilih tujuan. VPN konsumen sering membuat lokasi server menjadi bagian utama pengalaman, sedangkan di sini tujuan koneksi ditentukan organisasi. Itu mengurangi pilihan yang harus dibuat pengguna, tetapi juga berarti Anda tidak dapat memakai aplikasi ini untuk memilih wilayah sesuka hati. Jika Anda mengharapkan kebebasan berpindah lokasi, ekspektasi tersebut tidak sesuai dengan peran klien kerja.

Siapa yang paling mendapatkan manfaat

FortiClient VPN paling cocok untuk karyawan yang bekerja dari rumah, staf lapangan, konsultan, atau anggota organisasi yang harus mengakses jaringan internal dari luar lokasi kantor. Pelajar dan pengajar juga dapat memanfaatkannya jika institusi mereka memberikan konfigurasi Fortinet. Dalam semua kasus itu, kuncinya sama: sudah ada akses resmi dan administrator yang dapat membantu.

Aplikasi ini juga masuk akal untuk pengguna yang memakai Android 7.0 atau lebih baru dan menginginkan klien resmi yang sederhana. Jika Anda tidak ingin memasang aplikasi VPN konsumen yang penuh pilihan server dan fitur tambahan, pendekatan yang lebih fokus ini bisa terasa lebih ringan secara mental. Anda cukup menggunakan profil yang diberikan organisasi dan memeriksa status koneksi ketika diperlukan.

Sebaliknya, saya akan menyarankan pengguna biasa untuk melewatinya jika tujuan Anda adalah mendapatkan VPN pribadi untuk perjalanan, streaming, torrent, atau perlindungan umum di jaringan publik. FortiClient VPN tidak menjadi pilihan yang lebih baik hanya karena namanya berkaitan dengan keamanan. Tanpa firewall Fortinet sebagai tujuan, Anda berisiko memasang aplikasi yang tidak menyelesaikan kebutuhan utama.

Perusahaan yang sedang memilih platform VPN juga sebaiknya tidak menilai aplikasi ini secara terpisah dari ekosistem jaringan mereka. Jika infrastruktur sudah berbasis Fortinet, klien ini relevan. Jika belum, keputusan harus mempertimbangkan perangkat jaringan, kebijakan akses, dukungan administrator, dan kebutuhan pengguna. Mengganti platform hanya demi aplikasi gratis dapat menghasilkan pekerjaan migrasi yang lebih besar daripada penghematan biaya aplikasi.

Putusan saya sebelum Anda memasangnya

Menurut saya, FortiClient VPN adalah pilihan yang tepat sasaran, bukan aplikasi yang cocok untuk semua kebutuhan VPN. Saya menyukainya ketika digunakan sebagai pintu masuk ke jaringan kerja yang dikelola Fortinet, terutama karena aplikasinya gratis dan tersedia untuk banyak perangkat Android. Keunggulan utamanya bukan jumlah fitur yang terlihat, melainkan hubungan langsung antara klien di ponsel dan firewall organisasi.

Nilai gratis tersebut tetap harus dibaca dengan benar. Anda tidak membeli akses VPN publik, dan aplikasi ini tidak menggantikan akun perusahaan atau layanan administrator. Jika kantor sudah memberikan konfigurasi, pemasangannya layak dicoba. Jika Anda hanya mencari privasi pribadi tanpa jaringan Fortinet, memilih layanan lain yang memang dibuat untuk kebutuhan konsumen akan lebih masuk akal.

Sebelum mulai, tanyakan kepada tim TI apakah perangkat Android Anda didukung, profil apa yang harus digunakan, dan layanan internal mana yang memang dapat diakses melalui VPN. Setelah terhubung, uji satu layanan kerja yang penting, lalu pastikan koneksi tetap stabil ketika berpindah antara Wi-Fi dan data seluler. Langkah kecil ini membantu Anda mengetahui apakah aplikasi benar-benar siap dipakai untuk rutinitas harian.

Pada akhirnya, saya merekomendasikan FortiClient VPN kepada orang yang sudah memiliki alasan organisasi untuk menggunakannya. Untuk kelompok itu, aplikasi gratis dari Fortinet ini dapat menjadi alat kerja yang praktis dan masuk akal. Untuk pengguna yang tidak memiliki akses firewall atau akun perusahaan, saya akan menyarankan untuk melewatinya. Pilihan terbaiknya ditentukan oleh kecocokan jaringan, bukan sekadar label VPN atau harga gratis.

Kelebihan

  • Enkripsi koneksi membantu melindungi data saat memakai Wi-Fi publik.
  • Mendukung autentikasi multifaktor untuk keamanan akses yang lebih kuat.
  • Koneksi VPN dapat disimpan dan digunakan kembali dengan cepat.
  • Tersedia fitur koneksi otomatis pada jaringan yang tidak tepercaya.
  • Cocok untuk akses jarak jauh ke jaringan perusahaan berbasis Fortinet.

Kekurangan

  • Sebagian fitur memerlukan konfigurasi dan lisensi dari administrator perusahaan.
  • Penggunaan VPN dapat mengurangi kecepatan internet pada perangkat tertentu.
  • Antarmuka terasa lebih ditujukan untuk pengguna bisnis daripada pemula.
  • Koneksi bisa gagal jika kebijakan jaringan perusahaan belum dikonfigurasi tepat.
  • Berpotensi meningkatkan konsumsi baterai saat perlindungan aktif terus-menerus.

FAQ untuk FortiClient VPN

Apa itu FortiClient VPN dan untuk apa aplikasi ini digunakan?

FortiClient VPN adalah aplikasi keamanan jaringan dari Fortinet yang memungkinkan perangkat Android atau iOS terhubung ke jaringan pribadi melalui koneksi VPN. Aplikasi ini biasanya digunakan untuk mengakses server, sistem internal perusahaan, atau sumber daya jaringan yang hanya tersedia dari lingkungan kantor. Pengguna memerlukan alamat server, metode autentikasi, serta konfigurasi yang sesuai dari administrator jaringan.

Apakah FortiClient VPN gratis untuk digunakan di Android dan iOS?

FortiClient VPN dapat diunduh dan digunakan untuk fungsi VPN dasar, tetapi ketersediaan fitur tertentu bergantung pada versi aplikasi, kebijakan lisensi, dan konfigurasi FortiGate milik organisasi. Dalam penggunaan perusahaan, administrator mungkin memerlukan lisensi Fortinet tambahan atau pengelolaan terpusat. Sebaiknya periksa informasi pada Google Play Store atau App Store serta tanyakan kepada admin IT sebelum mengandalkan semua fiturnya.

Bagaimana cara mengatur koneksi FortiClient VPN di ponsel?

Setelah memasang aplikasi, Anda biasanya perlu membuat profil VPN dengan memasukkan alamat server atau gateway, port, jenis koneksi, serta nama pengguna dan kata sandi. Beberapa organisasi juga menggunakan sertifikat digital, autentikasi dua faktor, atau login melalui sistem perusahaan. Karena setiap jaringan memiliki pengaturan berbeda, gunakan parameter resmi dari administrator dan jangan mencoba menebak konfigurasi server.

Apakah FortiClient VPN aman digunakan untuk melindungi koneksi internet?

FortiClient VPN mengenkripsi lalu lintas antara perangkat dan server VPN, sehingga membantu melindungi data ketika Anda memakai jaringan Wi-Fi publik atau mengakses sistem perusahaan dari luar kantor. Namun, tingkat perlindungan tetap bergantung pada konfigurasi server, keamanan akun, sertifikat, serta kebijakan organisasi. VPN juga bukan pengganti antivirus, pembaruan sistem, atau kebiasaan aman seperti menghindari tautan mencurigakan.

Mengapa FortiClient VPN tidak dapat terhubung atau sering terputus?

Masalah koneksi dapat disebabkan oleh alamat server yang salah, port diblokir, jaringan internet tidak stabil, kredensial kedaluwarsa, sertifikat bermasalah, atau pembatasan dari administrator. Cobalah berpindah jaringan, memperbarui aplikasi, memeriksa tanggal dan waktu perangkat, lalu memasukkan kembali profil VPN sesuai petunjuk resmi. Jika masalah tetap terjadi, kirimkan pesan kesalahan kepada tim IT karena perbaikannya mungkin harus dilakukan pada server FortiGate.

Baca tentang FortiClient VPN dalam Bahasa Anda

FortiClient VPN

FortiClient VPN

Bisnis

Unduh dariGoogle Play

Situs ini menyediakan informasi independen tentang aplikasi pihak ketiga dan tidak berafiliasi dengan, atau dimiliki, dikembangkan, maupun didistribusikan oleh, pemilik atau pengembang aplikasi apa pun yang ditampilkan di sini. Nama aplikasi, logo, dan merek dagang adalah milik masing-masing pemiliknya. Detail developer disediakan sebagai referensi; silakan hubungi developer secara langsung melalui android@fortinet.com, kunjungi http://www.fortinet.com, atau baca https://www.fortinet.com/corporate/about-us/privacy mereka.

Unduhan Lain yang Disukai Banyak Orang

Pilihan dari Kategori yang Sama